Puisi Do'a

Dicatat oleh niza22

Ya Ilahi
dalam kesunyian yang kau berikan
dikeremangan malam
sujud kupersembahkan kehadiratmu
dan menghatur salam perjumpaan

warna cerita dalam kehidupanku
merupakan sebuah perjuangan
hingga akhir masa hidup
untuk sebuah pencarian diri

Ya Habibie
sebuah pertemuan adalah tujuanku
kerinduan seorang insan
pada kekasih yang tinggi
tiada berkesudahan

jika maut sebagai pengganti pertemuan
aku relakan diriku dicabut
dengan seribu pedang
atau cabutan dahsyat sang kekasih

Ya Rahman
nafasku bersambung-sambunga n
beriring-iringan naik turun
diantara nama dzat kekuasaan
dan dzat kasih sayang

harapan cinta dan rindu
takkan pernah pupus
walau zaman ingin merenggutku
dengan cakaran-cakaran tajamnya


Ya Ilahi
Ya Habibie, Ya Rahman
dalam diamku
dalam sepiku
dalam malamku
selalu ada rindu padamu.

Puisi Do'a ( II )

Ya Huwa
kau antara ada dan tiada
dalam ruang tiada batas
dalam masa tiada hingga
dalam hati tiada tempat

Ya Awwal
mencintaimu lebih baik
daripada mencintai seribu rembulan
yang bersinar dengan purnama satu
dan memeluk matahari yang sinarnya
dapat membakar sekujur tubuhku

kau bikin aku dari tanah suci
dengan tangan halusmu
sehingga aku jadi; sejadi jadinya
manusia yang berhati

Ya Akhir
dalam peradilanmu
ada wajah-wajah berseri
masuk dalam pelukanmu
dan hilang dalam cinta kasihmu

dalam peradilanmu
ada wajah-wajah menangis
tiada rindu, cinta, kasih,
tapi sebuah penyesalan berkekalan

Ya Dhohir,
dalam dadaku
tergambar arti sebuah dunia
beserta isinya
hilir mudik tak tentu arah
mengikuti sakwa sangka
membebani jiwa
mengukir dendam,
ragu dan tawa murka.

Ya Bathin
peraduan yang kau berikan
sungguh tiada terkira indahnya
tertata rapi berlapis emas permata
bagi seorang faqir yang hina dina
dalam ada dan tiada

Ya huwa al-awwal wal-akhir wadh-dhohir wal-bathin
Lailaha illa anta subhanaka inni kuntu minadholimien.

[ Moyank ]
Tanjung Santan 11-06-99

0 ulasan:

Catat Ulasan